Pages

Sunday, May 5, 2019

Kabul Menangis Saaty Lihat Jasad Sang Anak Dibopong Petugas SAR

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Kabul Suwito (53) ayah Bagus Akbar Pratama (17) tak kuasa menahan tangis melihat jasad anaknya di bopong keluar dari tambak.

Kabul yang berada di belakang mobil BPBD Kabupaten Gresik tak kuasa menahan tangis melihat jasad anaknya diangkat dari dalam tambak ke perahu karet.

"Ya Allah anakku, anakku," kata yang terus terucap dari bibirnya.

Beberapa kali, Kabul ditenangkan oleh tetangganya warga Kelurahan Kramat RT 10/ RW 3, Kecamatan Gresik yang ikut hadir melihat proses pencarian anaknya pascabanjir di Gresik.

Saat jasad anaknya dimasukkan ke dalam kantong jenazah, Kabul berusaha mendekat. Namun ditenangkan warga dan juga tetangganya.

Baca: Vanessa Angel Merasa Ingin Mati, Pengacara Sebut Sebabnya

Baca: Polisi Akan Lakukan Patroli di Sejumlah Titik Rawan untuk Cegah Balapan Liar di Bulan Ramadhan

Baca: Polisi Akan Lakukan Patroli di Sejumlah Titik Rawan untuk Cegah Balapan Liar di Bulan Ramadhan

Dia pun bergegas menuju RSUD Ibnu Sina Gresik menemani putranya.

Bagus merupakan korban banjir terakhir yang ditemukan pukul 14.30 WIB. Korban yang masih 17 tahun itu ditemukan mengenakan baju hitam terbujur kaku setelah 12 jam di dalam air.

Tim SAR MTA, Dimas Lanuardi (24) petugas yang menemukan mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan korban pertama yang berada di dalam tambak berkisar 10 meter dari lokasi penemuan pertama.

"Saya pakai kayuh dayung mencari jasad korban lalu saya tusu-tusuk kebawah, karena ada yang menggangjal saya tahan lalu saya panggil teman saya dan saya selami ternyata benar lalu saya tarik ke atas," ujar Dimas. (Willy Abraham)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Ayah Korban Banjir Gresik Menangis Lihat Anaknya Sudah Tewas dan Digendong Petugas SAR

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/regional/2019/05/05/kabul-menangis-saaty-lihat-jasad-sang-anak-dibopong-petugas-sar

No comments:

Post a Comment